Apakah Cashless Society Indonesia Akan Mampu Bersaing Dengan Negara Lainya

420
cashless society indonesia
cashless society indonesia

Pengalaman Cashless di Indonesia khususnya di Jakarta sudah menunjukan Hasil yang menarik, Di Tahun 2017 sudah banyak pengamat industry yang berdiskusi tentang kemungkinan Indonesia berubah menjadi Cashless Society seperti di di China sana. Dan Impresi ini masih bertahan sampai 2018 sekarang.

Dan saat ini khususnya dikota jakarta dan kota besar lainya diindonesia ,sudah banyak menerapkan transaksi Cashless, ini merupakan sebuah kepraktisan dengan gaya hidup yang lebih modern, Munculnya metode pembayaran non-tunai secara digital akan diharapkan memberikan kemudahan transaksi dan memberikan manfaat untuk effesiensi penggunaan uang kertas .

cash

Bahkan di beberapa kota besar di Indonesia saat ini E-Money yang dikeluarkan oleh perusahaan transportasi Go ojek dan grab , memiliki pertumbuhan yang signifikan di Cashless dan kedua perusahaan ini turut mempopulerkan cashless society dengan promo dari produk service transportasinya .

Bahkan beberapa perusahaan seperti go ojek dan Ovo berhasil mempopulerkan Cashless Society dimasyarakat luas , terbukti dengan banyaknya UMKM di industri makanan yang saat ini sudah tergabung dan menerima pembayaran dengan e money berupa barcode sistem, beli makanan dan minuman tingal scan aja, bahkan kita sering menikmati diskon 10-20%, cash back, reward dan lainya dalam pengunaan transaksi e money.

Nantinya publik transportasi yang dibangun oleh pemda dki Jakarta MRT Dan LRT yang akan full Cashless dan dengan ONE CARD ONE TRIP (OK Trip) yang memperbolehkan masyarakat umumnya untuk berganti bus, angkot , kereta dengan satu kartu dengan 1 Tariff yang flat, sepertinya ini akan membawa manfaat besar untuk masyarakat yang sering mengunakan transportasi umum.

Cashless Program ini nantinya akan diharapkan dapat menjangkau seluruh daerah di luar Ibukota jakarta , dan suksesnya pengunaan cashless diruas seluruh jalan tol di ibu kota jakarta juga memberikan sebuah perubahan besar dalam perubahaan perilaku penguna cashless di indonesia, bahkan nantinya diseluruh ruas jalan tol pulau jawa dan lainya akan diterapkan untuk kewajiban pengunaan pembayaran non tunai.

Berdasarkan hasil Penggalian Carabisnisonline.co.id walaupun terlihat pertumbuhan yang tinggi di cashless society Indonesia tapi kita masih memiliki sejumlah Tantangan dan Problematikanya.

infografik world bank
infografik world bank

World Bank hanya Melaporkan hanya 27% total Transaksi Pembayaran Digital di Tahun 2017 serta  Kepemilikan Debit Card hanya mencapai 31% dari total populasi di tahun 2017 di Indonesia. Bahkan Credit Card tidak lebih baik dari digital payment di Indonesia itu sendiri.

Walapun saat ini masih ditemukan ketidak siapan oleh para pelaku usaha umkm dan Pedagang kecil untuk mensetup dan operational pengunaaannya, trend Cashless ini sudah bisa dibilang sudah mulai membuat para costumer nyaman, Dan harus diakui hal ini memberikan manfaat besar kepada Umkm yang selama ini masih merasakan kesulitan untuk meminta mesin EDC, dari pihak bank , karena para pelaku usaha umkm
masih memiliki kendala dalam persyaratan serta ketentuan yang tidak bisa dipenuhi , alternatif sistem pembayaran dari startup yang memiliki sistem e money saat ini sudah terbilang cukup membantu.

Bahwa pemanfaatan pengunaan fasilitas sistem transaksi cashless, saat ini masih diberikan manfaat dan kebebasan dalam segi administrasi , bahkan saat ini pengunaaan sistem e money masih dirasakan adanya subsidi dari para perusahaan yang memberikan fasilitas tersebut.

Namun ini diberikan dengan alasan untuk merubah kebiasaan konsumen, dan kedepanya setelah peningkatannya cukup signifikan, hal ini akan berubah dan kebijakan baru untuk pemberian biaya administrasi yang akan diberikan kepada pelaku usaha dengan adanya program tarif MDR (merchand discount rate) kepada seluruh umkm yang mengunakan fasilitas tersebut, Dan pertanyaan terbesarnya ditengah popularnya cashless society, apakah ini hanya dapat dinikmati dikota besar saja? Apakah indonesia nantinya juga akan siap secara infrasturktur dalam pembangunan jaringan yang lebih luas agar internet, nantinya dapat masuk keseluruh pelosok kota kota kecil di indonesia, Dukungan pemerintah dalam hal ini Menteri Keuangan dan juga Menteri Perdagangan menjadi sebuah peran yang penting agar nantinya, pemerintah mampu membuat kebijakan kebijakan yang akan turut mempopulerkan Cashless Society.

Jadi kesimpulannya walaupun Pertumbuhan Cashless sangat amat pesat , tetapi mimpi untuk menerapkan Cashless Society di Indonesia sendiri sangat masih amat jauh dari yang sudah diterapkan di China sana . semogga kita bisa mengejar ketingalan dan mampu bersaing di waktu yang akan datang.

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry