5 Tips Berbisnis Barbershop agar Punya Banyak Pelanggan

355
bisnis barbershop
bisnis barbershop

Siapa bilang, penampilan menarik hanya boleh dimiliki wanita? Zaman sekarang, pria juga mesti memperhatikan dirinya. Terutama untuk mereka yang hidup di kota besar; style keren menjadi keharusan. Salah satu pendukung style pria adalah gaya rambut.

tips berbisnis barbershop
tips berbisnis barbershop

Untuk menata gaya rambut, mereka sering kali pergi ke barbershop. Tentunya hal itu menjadi peluang emas bagi Anda yang punya bisnis barbershop. Yuk, tingkatkan jumlah pelanggan barbershop dengan tips-tips berikut ini.

1.   Miliki Konsep Barbershop yang Unik

Sebagai pebisnis barbershop, Anda pasti punya pesaing. Agar bisa tampil lebih unggul, pastikan barbershop memiliki konsep unik. Mulailah dengan merancang interior dengan tema tertentu. Sebagai contoh, Barber Box Jakarta Selatan mengusung tema kolaborasi industrialis dan klasik.

  • Brand Brand meliputi nama bisnis, logo, dan tagline. Untuk nama bisnis, cari yang mudah diingat konsumen. Tentunya, nama tersebut belum digunakan oleh pesaing Anda. Setelah itu, buatlah logo dengan gambar dan warna menarik disertai tagline di bawahnya.
  • Sistem pelayanan. Cara melayani konsumen juga memengaruhi minat mereka untuk memilih barbershop Supaya konsumen merasa nyaman, terapkan sistem online booking. Jadi, mereka yang sudah booking akan diutamakan saat datang ke barbershop.
  • Paket layanan. Kini, barbershop tidak hanya digunakan untuk tempat potong rambut. Para pria juga kerap meminta dicukur kumisnya, jenggot, serta pewarnaan rambut. Agar barbershop makin laku, cobalah membuat paket layanan. Mereka yang menggunakan paket akan diberikan harga lebih murah.
  • Peralatan dan perabot. Catat dengan rinci, jenis peralatan yang ada di barbershop Minimal di barbershop tersedia alat cukur, sisir, kuas, foam, dan sikat. Cek juga kualitas perabot, seperti kursi cukur, cermin, rak, dan meja.

2.   Tawarkan Tren Rambut Kekinian

Setiap tahun, selalu muncul gaya rambut baru. Upayakan untuk mengikuti tren model rambut yang sedang berkembang. Pasalnya, pelanggan barbershop Anda tidak hanya dari kalangan orang tua. Banyak juga anak muda memilih barbershop sebagai tempat merapikan rambutnya.

Beberapa contoh tren rambut yang cocok untuk anak muda, antara lain messy short crop, wavy crop, dan side part hairstyle. Sementara model rambut pria dewasa atau usia tua, bisa menggunakan potongan tipis mirip mohawk. Bagian atas rambut dibiarkan lebih tebal daripada bagian bawahnya.

3.   Promosi Lewat Sosial Media

Sosial media merupakan media paling efektif untuk mengenalkan produk. Hanya dalam hitungan detik, Anda bisa mendapatkan banyak pelanggan dari sosial media. Syaratnya, promosinya harus menarik. Gunakan gambar, tawaran diskon, atau apa pun yang dapat memikat hati para pria.

4.   Pekerjakan Barber Andal

Menjalankan bisnis barbershop lebih ringan jika memiliki karyawan (barber). Anda bisa berbagi tugas dengan barber saat kedatangan banyak pelanggan. Namun, pastikan barber tersebut sudah mahir dalam mencukur rambut. Dengan begitu, ia mampu melayani konsumen secara maksimal.

Anda juga bisa mencari barber melalui program pelatihan. Adakan training selama beberapa hari dengan jumlah peserta yang sudah ditentukan. Lakukan penilaian peserta selagi training berlangsung. Di hari terakhir, rekrut peserta-peserta terbaik untuk menjadi karyawan Anda.

5.   Tawarkan Kemudahan Transaksi dengan Teknologi

Setiap konsumen pasti menginginkan layanan terbaik dari barbershop langganannya. Agar mereka tidak berpaling ke barbershop lain, coba tawarkan kemudahan transaksi pembayaran. Anda bisa gunakan fitur Payment dari Moka POS for Service Business. Melalui fitur tersebut, konsumen dapat membayar via mobile. Adapun E-Money yang dilayani terdiri dari Telkomsel Cash dan OVO.

Dengan menggunakan Moka POS, Anda bisa menghemat pengeluaran biaya sampai Rp8.000 per hari. Aplikasi kasir ini juga mendukung barbershop untuk meningkatkan pelayanan melalui fitur Point of Sale, Promo, Loyalty Promo, dan Table Management. Mengenai tampilan, aplikasi POS tergolong user-friendly. Anda dapat mengaksesnya dari tablet, smartphone, ataupun iPad.

Moka-POS-untuk-layanan-loyalitas-konsumen bisnis barbershop
Moka-POS-untuk-layanan-loyalitas-konsumen bisnis barbershop

Bisnis barbershop kini menjadi tren usaha di kalangan milenial. Karena itu, tingkat persaingannya makin ketat. Apalagi, barbershop sudah melebarkan sayap hingga ke kota-kota kecil. Maka tidak menutup kemungkinan, tempat pangkas rambut klasik akan tenggelam. Jadi, siapkan diri Anda dengan menerapkan tips-tips di atas untuk menarik lebih banyak pelanggan.

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry