Apakah Aplikasi Caleg Merupakan Solusi Untuk Menjangkau Kaum Milenial?

80

Aplikasi mobile caleg Tahun 2019 pada bulan april nanti akan banyak digunakan oleh para caleg, pasalnya indonesia akan kembali lagi melakukan pesta demokrasi bangsa, dan ini akan menjadi momentum serentak yang akan berlangsung Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 pada bulan april nanti.

Perubahan suasana politik menjelang pemilihan 2019 sudah sangat dekat
para kandidat peserta telah mempersiapkan strategi masing masing mengenai keungulan dan program kerja,Besarnya kuantitas pemilih milenial harus kita sadari , para celeg bukan saja wajib memiliki keungulan dan program kerja,tapi harus memahami bahwa karakter generasi milenial ialah kaum pemilih yang melek akan informasi.

Hidup mereka banyak dicurahkan untuk berselancar di dunia internet,mereka terkoneksi satu sama lain melalui jejaringan dunia maya.

Apakah strategi masing masing caleg sudah tepat, untuk dapat menarik simpatisan mereka? hengky budiman selaku chief executive officer www.halojasa.com sekaligus advisor simplyapps indonesia yang merupakan seorang praktisi dan juga konsultan dibidang digital strategy
mengatakan Inilah cara kampanye Jaman Now! dengan mengunakan aplikasi mobile untuk tingkatkan elektabilitas para caleg bersama Dan raih suara dari generasi digital native.
dan ini merupakan sebuah solusi sekaligus strategy kampanye yang effective,

aplikasi caleg
aplikasi caleg

Ditawarkan dalam sebuah bentuk aplikasi mobile yang akan memberikan banyak manfaat untuk para calon caleg di indonesia, bukan saja dari segi harga yang sangat terjangkau.

yang menjadi keungulan favorite dari aplikasi ini adalah memiliki sebuah fitur survei
yang bersifat quick survey dengan Empat pertanyaan inti dari sebuah survei politik, yakni seberapa populer caleg, seberapa disukai caleg tersebut dan seberapa tingkat keterpilihan atau elektabilitas caleg, penilaian program kerja.

Aplikasi survey caleg

Hengky budiman menekankan bahwa Pada fitur aplikasi caleg ini sangat penting, para caleg bisa menyurvei pemilih untuk mendapatkan gambaran seberapa peluang dipilih oleh pemilih..

Dan survei ini akan memiliki report yang dapat didwonload oleh pemilik aplikasi untuk dapat direview kembali oleh para caleg agar dapat melakukan perbaikan dari program kerja mereka, hingga akhirnya para caleg dapat mengatur waktu untuk memperbaiki program kerja mereka agar dapat memiliki peluang besar untuk dapat meraih suara.

Aplikasi-survey-caleg-laporan

dan tidak nangung nangung aplikasi ini menawarkan berbagai macam fitur dan fungsi yang bermanfaat seperti :

  • Fitur Custom Page pada caleg dapat membuat halaman informasi detail tentang profile, visi & misi ,program kerja ,berita dan artikel.
  • Fitur Photo & Video para caleg dapat menambahkan gambar dan video kegiatan selama kampanye
  • Fitur Funwal yang dapat memberikan informasi berita berita penting secara umum ataupun internal artikel
  • Fitur Push Notifikasi dapat dimanfaatkan untuk melakukan broadcest seluruh informasi dan pengingat bagi audience .
  • Fitur Forum Digunakan untuk sharing diskusi untuk berbagi moment Dan informasi Dengan para Pendukung.
  • Fitur Chat ini merupakan Fitur komunikasi dua arah antara penguna aplikasi dengan caleg
  • Fitur Appoitment para audience dapat melakukan permintaan untuk dapat mengatur janji pertemuan dengan para caleg
  • Fitur Clasified Map dapat menampilkan lokasi posko posko kemenangan .
aplikasi caleg 2019
aplikasi mobile caleg 2019

Bagi caleg yang berminat menggunakan layanan aplikasi ini, simply apps indonesia hanya mematok harga paket Rp 9.8 jutauntuk seluruh fitur yang tersedia.
Paket ini disediakan untuk program kampanye caleg dari Oktober 2018 sampai April 2019. Biaya tersebut. kata hengky, sudah termasuk biaya server selama satu tahun
dan tidak dipatok biaya lainya selama para caleg tidak meminta penambahan fitur yang telah dibuat.

hengky budiman meyakini, caleg yang memakai aplikasi mobile caleg ini tidak akan rugi. Sebab menurut pengalamannya dengan manajemen kampanye yang terukur yang justru menghemat biaya yang dikeluarkan caleg.
“Sebab hasil riset yang saya chek dari berbagai sumber, bahwa hampir 40 persen dana caleg keluar secara tak tepat. Insentif keluar tanpa ukuran yang jelas,” tuturnya.

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry