Cara Merubah Ide Menjadi Sebuah Produk (bagian 2)

273
Merubah Ide Menjadi Sebuah Produk (bagian 2)

Cara Merubah Ide Menjadi Sebuah Produk  (bagian 2)berikut ini adalah kelanjutan dari pembahasan mengenai menghasilkan sebuah produk yang aman dari ide yang anda miliki.

Merubah Ide Menjadi Sebuah Produk (bagian 2)

Sponsor : jasa web design

 

MELAKUKAN RISET 

Untuk mempatenkan produk yang anda ciptakan agar tidak bisa ditiru atau diakui orang lain, maka anda harus mengetahui bagaimana aspek legal dari bisnis atau produk itu. Caranya adalah sebagai berikut :

– mencari hak cipta atau paten bisnis sejenis

Meskipun itu adalah ide yang muncul dari kepala anda sendiri, belum tentu hal itu juga belum pernah dipikirkan orang lain. Karena itu harus dicek dulu. Anda bisa mengunjungi situs paten, dgip.go.id. di sana anda bisa cari da pastikan kalau belum ada bisnis yang sejenis dengan milik anda.

– meneliti target pasar

Anda bisa saja menganggap kalau ide yang kamu miliki sangat hebat. Tapi apakah memang ada orag yang mau membeli produk kamu? Karena itu perlu melakukan riset pada pasar, karena ada sebuah data yang mengatakan bahwa di amerika, ada 95% paten yang ternyata tidak menghasilkan uang bagi pemiliknya. Alias produknya tidak laku di pasaran. Jadi sebelum membuat paten, pastikan dulu produk kamu bakal laku.

 

BUAT CONTOH PRODUK

Sebelum memproduksi masal, anda harus membuat contoh atau prototipe produk. Dari contoh produk itu anda bisa mengecek lagi apakah produk sudah sesuai dengan yang diinginkan atau tidak. Ada kecacatan produksi atau tidak. Ada kemungkinan anda akan mengulag puluhan hingga ratusan kali sebelum akhirnya bisa menghasilkan produk yang ideal.

MEMPATENKAN PRODUK

Inilah yang anda tunggu-tunggu. Mempatenkan produk adalah berikutnya yang harus dilakuka. Jika anda sudah melakukan semua tahapan yang disebutkan di atas, maka langkah selanjutnya tentunya adalah mempatenkan produk yang sudah susah payah ada ciptakan. Hal ini bisa anda lakukan jika anda sudah melihat bahwa produk anda bisa menghasilkan penjualan.

Paten yang bisa anda pilih diantranya ada paten utilitas (proses atau mesin baru) dan paten desain (manufaktur baru, desain ornamen yang belum ada). Dan untuk melakukannya anda bisa melakukannya sendiri atau meminta bantuan kepada tenaga ahli.

MELAKUKAN PRODUKSI

Setelah tahapan mempatenkan produk sudah berjalan lancar dan anda sudah memiliki hak paten dari produk anda. Selanjutnya yang menjadi tahapan selajutnya utuk bisa menjadi penguasa sukses adalah melakukan produksi barang. Memang boleh-boleh saja jika anda mekaukan produks sebelum melakukan paten, tapi tentunya hal ini bisa memberikan resiko tersendiri. Resiko apa itu? Yakni ditiru oleh kompetitor dan yang parahnya lagi jika mereka yang membuat paten pada produk tersebut.

Sehingga jika anda melakukan paten dulu sebelum produksi masal, maka anda tidak perlu cemas produk anda direbut oleh pesaing. Karena jika mereka melakukannya, anda bisa menuntut pihak yang meniru. Anda juga bisa membuat waralab atau franchise, anda bisa bekerja sama dengan orang lain, dan kemudian anda bisa mendapatkan royalti.

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry