Hand Tracking Canggih Milik Microsoft

447

Mungkin ketika kita sedang nonton film hero, atau film action lainnya, kita berimajinasi bagaimana jika yang ada di film tersebut secara nyata terjadi di kehidupan sehari-hari. Pernahkah kamu membayangkan berinteraksi dengan objek virtual di layar layaknya kegiatan normal yang kita lakukan? Jadi ketika ingin memutar sebuah virtual, makan kita akan dengan instan menerapkan gerakan jari yang menjepit lalu memutar, persis seperti yang ada pada film Iron Man. Sponsor : buat website toko online murah

Microsoft Advanced Technologies punya jawabannya. Sudah lama Microsoft ingin bergerak melampaui mouse dan keyboard sebagai inovasi masa depan. Ketika perangkat lunak telah investasi dalam pengenalan suara, dan skenario reality, Microsoft justru tengah mempersiapkan proses Hand Tracking yang memungkinkan lingkungan dapat melacak dan mengenali gerakan tangan secara rinci. Terobosan ini dapat juga berlaku untuk headset virtual reality atau kemampuan untuk lebih akurat mengontrol objek virtual pada layar.

Microsoft berhasil mempresentasikan beberapa karya kerjanya di dua konfrensi penelitian akademis musim panas ini, mereka menawarkan untuk melihat lebih dekat masa depan virtual. Saat ini, microsoft tengah fokus pada peningkatan akurasi Hand Tracking sementara mengurangi jumlah daya yang diperlukan untuk memproses gerakan yang dikiranya cukup kompleks. Sebenarnya topik ini telah menjadi topik penelitian selama bertahun-tahun, namun mereka percaya bahwa sekarang adala waktu dimana kita akan melihat yang nyata, yang benar-benar dapat digunakan, dan dapar memberikan solusi bagi setiap permasalahan.
Namun sayangnya memonitor gerakan tangan tidak semudah yang kita bayangkan. Tim Microsoft Research tengah menyiapkan solusi atas permasalahan ini dalam kecanggihan yang dinamai Handpose. Proyek ini melibatkan perangkat Kinect milik Xbox u untuk memonitor gerakan tangan pengguna secara realtime, lalu menampilkan versi virtual-nya pada layar. Kemudian dapat digabungkan dengan VR headset, dengan begitu kamu bisa merasa seakan-akan tangan Virtual-nya merupakan tangan asli.

Merekapun mencoba bereksperimen menggunakan objek fisik macam papan dengan sejumlah tombol, kenop atau tuas. Kemudian diterjemahkan menjadi beragam objek virtual, seperti misalnya cockpit pesawat. Kemunculan objek fisik ini akan memberikan pengalaman berinteraksi secara virtual yang lebih nyata. Lebih hebatnya lagi, objek fisik tak perlu tersambung dengan perangkat apa-apa; sistem dapat menyimulasikan versi virtual-nya sendiri , sama halnya seperti Handpose.

Terakhir, tim Microsoft Advanced Technologies mencoba mengembangkan sistem navigasi yang menggunakan basis gesture yang dapat di-implementasikan ke berbagai aplikasi dalam perangkat pintar, seperti misalnya gesture untuk meletakkan gagang telepon(hang up phone) untuk mengakhiri video call di Skype. Sedikit berbeda dari Handpose tadi, proyek bernam Project Prague ini menggunakan kamera 3D yang ada di pasaran serta teknologi machine learning untuk mengenali dan menginterpretasikan gerakan tangan seakurat mungkin.
Gimana guys? Canggihkan?

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry