FULL POST VS SUMMARY (RINGKASAN) MANA YANG TERBAIK?

584
FULL POST VS SUMMARY (RINGKASAN) MANA YANG TERBAIK?

Dalam membuat web wordpress banyak sekali pilihan Themes yang memiliki desain untuk dapat menampilkan konten blog dengan dua cara, ada yang menampilkan dengan cara Full post atau tampilan penuh dan yang satunya lagi adalah dengan hanya menampilkan segelintir kutipan ataupun Summary. Pada artikel kali ini, saya akan membahas Kelebihan serta kekurangan dari pemakaian Full post dan Summary (Ringkasan) ? Dan saya akan menyimpulkan mana solusi yang paling ideal yang harus anda terapkan.

Sponsored: jasa pembuatan website toko online

FULL POST VS SUMMARY (RINGKASAN) MANA YANG TERBAIK?

KELEBIHAN MENGGUNAKAN FULL POST DAN SUMMARY

Dalam blog ini  saya menggunakan type Summary (Ringkasan) untuk menampilkan isi daftar postingan baik pada bagian homepage maupun pada archive, hal itu dilakukan karena untuk pengalaman pengguna yang jauh lebih baik. Saya ingin pengunjung bisa dengan mudah menelusuri situs serta menemukan apa yang mereka cari cari.

  1. LOADING CEPAT

Bayangkan, jika anda sudah memiliki banyak artikel dan sebagian besar dari artikel itu dimuat pada halaman home website anda, dengan menampilkan gambar dan artikel yang utuh, pasti data yang harus diproses juga sangat sangat besar. Ini sebabnya mengapa banyak sekali website yang memiliki waktu loading pagenya sangat panjang. Hal ini sangat sangat buruk jika memang terjadi, pasalnya user atau orang yang mencari atrikel dan masuk ke web anda, harus menunggu lama untuk bisa melihatnya. Hal ini akan membuat mereka langsung terpental karena ada website lain yang loadingnya lebih cepat. Ini sangat sangat buruk. Dan sebaliknya, jika kita hanya memuat ringkasan, tentu data yang diproses akan relative lebih ringan bukan ?

Adapun mesin pencari, seperti halnya Google sangat mencintai load halaman yang lebih cepat, dan itu akan memiliki dampak positif dalam meningkatkan  SEO pada situs itu sendiri.

  1. MENCEGAH DUPLIKASI KONTEN

Dengan menunjukkan Ringkasan dalam halaman blog anda, Anda bisat mencegah dari ditandai dengan duplikat konten pada mesin pencari. Misalnya, WordPress secara default memilikis ebuah kategory, tag, tanggal, serta penulis. Penerbitan posting penuh akan membuat setiap artikel akan muncul secara penuh juga pada halaman yang berbeda dalam situs Anda. Meskipun mesin pencari sudah cukup cerdas dalam mencari Canonical URL pada setiap postingan, mereka masih dapat menganggap duplikasi konten yang tentunya akan mempengaruhi peringkat website anda pada mesin pencari.

Catatan: Jika Anda memakai full post, maka cukup pakai Plugin SEO WordPress Yoast lalu mengatur all Archive Page unutk menjadi noindex, follow.

  1. MENINGKATKAN PAGEVIEWS SERTA MENGURANGI BOUNCE RATE

Orang lebih cenderung meninggalkan webiste yang memuat halaman dengan sangat lama. Dan pada point yang pertama saya sudah menyebutkan bahwa penggunaan ringkasan akan membuat beban halaman menjadi lebih cepat. Dengan pemakaian ringkasan, Anda tentunya juga dapat mengurangi tingkat bouncing pada website. Anda juga dapat meningkatkan pageviews karena pengguna mesti mengklikuntuk bisa masuk  ke dalam halaman posting penuh untuk bisa membaca artikel secara utuh. Kedua hal itu, memainkan peran yang penting dalam menampatkan pendapatan pada iklan Anda.

KEKURANGAN MENGGUNAKAN FULL POST DAN SUMMARY

  1. BAD EXCERPTS

Jika Anda memakai the_excerpt(); dalam theme wordpress milik Anda, itu berarti anda akan menampilkan ringkasan artikel secara otomatis dengan panjang total 55. Tentunya ini terlalu pendek serta kadang-kadang kalimat Anda terpotong setengah atau terbaca kurang tepat maupun kurang menarik. Tapi Anda sebenarnya juga bisa membuat ringkasan kustom dengan cara manual pada area saat anda menulis artikel itu, tetapi tentunya itu akan sangat menyulitkan anda serta terkadang anda bisa lupa untuk mengatur ringkasan tersebut.

  1. KONTEN TERSEMBUNYI

Beberapa pengunjung umumnya lebih memilih membaca semua artikel yang ada pada satu halaman dari pada harus melakukan klik serta pindah ke dalam halaman yang berbeda untuk bisa membaca seluruh artikel.

KESIMPULAN

Jika artikel Anda relative cukup pendek dan tidak mengandung banyak gambar gambar, maka Anda bisa memilih untuk menampilkan postingan secara penuh padalaman di dalam web anda. Namun dalam kebanyakan kasus, saya selalu menyarankan untuk menggunakan Summary (ringkasan) untuk halaman blog atau website anda. Kebanyakan theme wordpress yang bagus dilengkapi dengan fitur built-in pilihan yang bisa memungkinkan Anda untuk memilih full post atau juga Summary Post pada pengaturan theme itu.

 

Baca juga: 3 ALASAN KENAPA KITA HARUS MEMBUAT WEBSITE DENGAN WORDPRESS

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry