4 Laporan Bisnis yang Harus Anda Buat Untuk Menjalankan Startup

723
Menjalankan Startup

Salah satu hal yang harus anda lakukan ketika anda menjalankan bisnis atau startup adalah membuat laporan bisnis/ startup. Namun tahukah anda laporan apa saja yang anda butuh dan harus buat untuk mensupport keberlangsungan bisnis/ startup anda. Berikut ini terdapat beberapa laporan bisnis yang harus anda ketahui dan harus buat untuk menjalankan sebuah bisnis/ startup.

Sponsor: aplikasi web video streaming

Burn rate

Laporan bisnis atau startup pertama yang harus anda buat saat menjalankan sebuah startup/ bisnis adalah burn rate. Untuk anda yang masih awam dengan istilah atau nama laporan yang satu ini” burn rate”, burn rate adalah laporan yang memuat atau menunjukan data biaya operasional mingguan dan juga bulanan. Dengan laporan burn rate, anda akan dapat mengidentifikasi semua tagihan dari bisnis/ startup seperti sewa, utilitas dan juga gaji pegawai. Sederhananya, dapat dikatakan bahwa laporan burn rate sebagai alert atau peringatan dalam pengembangan bisnis anda.

Work in progress (WIP)

Laporan startup atau bisnis selanjutnya yang wajib anda buat ketika menjalankan sebuah bisnis/ startup adalah Work in Progress (WIP). WIP ini adalah bagian yang amat penting dalam sektor layanan startup atau bisnis anda, secara sederhana, bahwa WIP ini memberikan gambaran rencana dan tanggal/ deadline dari penyelesaian project bisnis yang anda garap. Laporan ini merangkum berapa banyak uang yang anda buat alias penghasilan anda pada akhir masa kredit. Membuat laporan WIP ini akan sangat berguna dan disarankan untuk anda yang ingin memperkirakan rencana pengeluaran modal serta ekspansi operasional.
Beberapa startup atau bisnis, menerapkan laporan WIP ini setiap satu minggu atau sederhananya bahwa WIP ini ditinjau setiap minggunya. Jika ditelaah, keberadaan laporan WIP ini dapat menjadi patokan/ indikator untuk mengetahui apakah arus keuangan anda aman atau tidak. Bahkan WIP ini juga dapat sangat membantu dalam meringankan beban burn rate menjelang deadline/ tenggat waktu.

Cashflow (arus KAS)

Masih bicara mengenai laporan bisnis yang harus anda ketahui dan buat dalam prosis running bisnis/ startup anda, laporan selanjutnya adalah cashflow. Jika mendengar kata cashflow, sebagian besar anda pelaku bisnis atau yang menjalankan startup tentunya sangat familiar dengan kata yang satu ini. Cashflow sendiri adalah arus kas dari bisnis/ startup yang anda jalankan. Laporan mengenai cashflow ini sendiri dapat dikatakan cukup sederhana/ standar yang mencakup (account payables/ AP) dan hutang (account receivables/ AR). Adanya laporan cashflow akan sangat membantu memahami kondisi dari isnis atau startup yang anda jalankan.

Market funnel

Laporan lainnya yang diperlukan untuk menjalankan sebuah startup atau bisnis adalah market funnel. Sebagai penjelasan sederhana, market funnel ini juga dikenal dengan nama corong pemasaran, yakni laporan dari penerapan marketing funnel. Laporan yang satu ini terbilang cukup sulit dibuat, terutama untuk startup yang masih muda, dikarenakan banyaknya pengumpulan data yang diperlukan. Namun jika diterapkan, laporan market funnel ini akan dapat menjadi tools untuk memprediksi perilaku konsumen.

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry